Yuk, Kita simak video kue tradisional Indonesia dibawah ini !

Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=1_YKWq_BbFs

Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah, sebuah anugerah yang tentu saja haru kita syukuri. Kekayaan alam yang melimpah itu menjadi salah satu sumber bahan yang dapat digunakan untuk membuat beragam kue tradisional. Soal rasa tidak perlu diragukan bahwa kue-kue tradisional Indonesia tentu saja sangat bervariatif. Apa saja sih kue-kue tradisional khas Indonesia? Nah, ayo kita pelajari bersama. Jangan sampai lapar ketika mempelajarinya ya…

Sumber: https://awsimages.detik.net.id/

1.    Pastel

Pastel adalah salah satu jajanan yang menjadi favorit banyak orang karena rasanya yang gurih dan renyah. Bentuknya seperti bantal setengah lingkaran dengan isi bermacam-macam seperti sayuran, daging, dan telur. Kudapan khas Indonesia ini terinspirasi oleh makanan khas Belanda. Bentuknya mirip dengan Panada asal Manado, yang merupakan kuliner yang diadaptasi dari kuliner khas Spanyol.

2.    Lemper

Lemper terbuat dari ketan beras dengan isi suwiran daging ayam. Ketan beras berisi ini kemudian dibalut dengan daun pisang. Rasanya agak asin dan aroma daun pisangnya sangat khas. Lemper ini sangat identik disajikan dalam acara selamatan.

3.    Getuk

Getuk adalah singkong yang dikukus, kemudian digulung atau ditumbuk hingga halus. Getuk biasanya sudah disajikan dalam bentuk potongan kotak-kotak dengan bentuk antara persegi atau seperti mie yang dipotong kotak. Getuk dapat disajikan dengan gula merah atau parutan kelapa.

4.    Lupis

Tahukah kamu, kue tradisional Indonesia ada yang bisa menjadi pengganti makan berat? Ya, kue lupis yang terkenal di Pulau Jawa ini bisa dijadikan pengganti sarapan bagi kamu yang buru-buru beraktivitas namun tidak sempat mengisi perut. Kue ini cukup mengenyangkan karena terbuat dari beras ketan dan memiliki rasa gurih-manis. Paling nikmat menyantap kue lupis selagi hangat sambil menyesap teh hangat.

5.    Gemblong

kamu yang suka manis, pasti akan suka dengan kue tradisional Indonesia yang satu ini. Gemblong terbuat dari kelapa dan tepung ketan yang dicampur dan dibentuk bulat agak pipih, lalu dilapisi dengan karamel. Gemblong paling banyak ditemui di Jawa Barat, tepatnya di daerah Puncak, dan disarankan untuk menikmatinya selagi hangat

6.    Pancong

Beruntunglah bagi kamu yang tinggal di Jakarta, karena kue tradisional Indonesia khas Betawi ini bisa dengan mudah kamu temukan di pedagang kaki lima. Kue pancong terbuat dari adonan santan dan tepung beras yang dipanggang di dalam cetakan khusus. Rasanya gurih dan bisa ditaburi gula untuk memberikan citarasa manis. Kue pancong paling nikmat dimakan selagi hangat.

7.    Kue Lumpur

Kue tradisional Indonesia yang satu ini sangat populer, tak hanya ditemukan di pasar tradisional namun juga di pasar modern. Kue lumpur yang memiliki tekstur lembut dan kenyal ini terbuat dari tepung terigu, telur, santan, kentang, lalu ditambah vanila dan diberi kismis di atasnya. Rasanya manis sehingga mudah dinikmati oleh banyak orang.

8.    Onde-Onde

Onde-Onde terbuat dari adonan tepung ketan berbentuk bola dengan isi pasta kacang hijau, yang kemudian ditaburi wijen dan digoreng. Kamu bisa merasakan gurih, asin, dan manis dalam setiap gigitan. Kue tradisional yang satu ini bisa dengan mudah kamu temukan di pedagang kaki lima.

Kue tradisional Indonesia yang satu ini merupakan adaptasi dari kuliner Tiongkok yang sudah ada dari zaman Tang di daerah Xi’an. Kemudian disebar luaskan ke daerah selatan Tiongkok lalu Asia Tenggara dan sampai ke Indonesia.

9.    Klepon

Kue tradisional ini berbentuk bulat kecil, terbuat dari adonan tepung beras yang diisi dengan gula aren. Setelah itu, adonannya yang lengket akan di taburi dengan parutan kelapa. Rasanya sangat manis. Pada awalnya klepon sering disajikan di acara selamatan, namun kue ini kini juga bisa ditemukan di kafe yang fancy sebagai kue tradisional Indonesia untuk teman minum teh

10.  Dodol

Dodol adalah kue tradisional Indonesia yang punya tekstur padat dengan rasa yang manis. Kue ini terbuat dari tepung ketan, gula merah, santan kelapa, gula pasir, dan garam. Dodol dikenal dengan nama jenang di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Di daerah lain yang membuat dodol dengan durian biasanya menyebut nama kue tradisional ini sebagai lempok. Konon kue tradisional Indonesia yang ini sudah dibuat dan disantap dari sejak abad ke-9.

11.  Comro

Sesuai dengan namanya, comro atau singkatan ‘oncom di jero’ (oncom di dalam) adalah kue tradisional Indonesia yang terbuat dari adonan singkong dengan isian oncom. Tak hanya comro, biasanya kue tradisional ini juga berisi cabai rawit sehingga rasanya menjadi pedas namun juga menyegarkan. Untuk mencicipinya, kamu tak perlu kesulitan mencari karena comro umum ditemukan di pasar tradisional.

12.  Putu Mayang

Pernah melihat kue tradisional Indonesia yang bentuknya seperti gulungan mie namun warnanya pink dan hijau? Kue basah itu namanya putu mayang, terbuat dari tepung beras sehingga punya tekstur yang lembut dan kenyal. Cara menikmati putu mayang adalah dengan disiram kinca, saus manis dari gula yang dicairkan. Kue tradisional Indonesia ini bisa mudah ditemui di acara selamatan seperti pernikahan.

13.  Kue Pepe

Jika kebanyakan kue tradisional Indonesia terbuat dari tepung terigu, kue yang satu ini terbuat dari tepung lainnya. Kue Pepe adalah kue yang terbuat dari tepung sagu dengan gula dan santan, sehingga punya rasa manis dan tekstur yang kenyal. Bentuknya kotak dengan warna-warni lapisan yang rapat. Kue tradisional khas Betawi ini disajikan dalam hari besar Betawi.

14.  Kue Talam

Satu lagi kue tradisional khas Betawi, kue talam. Kue yang memiliki rasa manis ini terbuat dari tepung beras, tepung sagu, dan santan. Bentuknya bermacam, ada yang kotak dan bundar. Kue basah ini umum ditemukan juga di acara-acara besar Betawi.

15.  Serabi

Serabi atau surabi adalah salah satu kue tradisional Indonesia yang paling populer. Serabi terbuat dari tepung beras dan pada umumnya berbentuk bulat dengan pinggiran agak kering berwarna coklat. Rasa dan warna kuenya beragam khas daerah masing-masing.

Seperti misalnya di Jawa Barat, terdapat Surabi Bogor yang dikenal dengan nama surabi Arab dengan banyak topping seperti telur, oncom, mayonnaise, dan es krim. Surabi Kuningan rasanya asin dan cocok dinikmati bersama dengan gorengan seperti cireng, oncom, dan bakwan sedangkan surabi Bandung umumnya dinikmati dengan kinca, saus yang terbuat dari gula aren sehingga terasa manis.

Selain Surabi Bandung, varian yang paling populer adalah Serabi Solo. Kue tradisional yang cara penyajiannya digulung ini tidak dinikmati dengan kinca, melainkan meses. Tak hanya di Pulau Jawa, di Pulau Sumatera juga terdapat serabi khas minang yang dinikmati dengan buah-buahan atau dengan saus gula merah.

16.  Kue Cucur

Setipe dengan serabi, kue tradisional yang satu ini juga punya tekstur kenyal dengan bagian yang berongga. Bedanya, kue cucur warnanya coklat gelap seperti pancake yang terlalu matang. Rasanya manis sehingga biasanya tidak cukup hanya memakan satu saja.

Baca Juga : Mendesain Kemasan Produk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MENU