Yuk, Kita simak video memupuk persatuan dari budaya gotong royong dibawah ini !

Gotong royong secara sederhana didefinisikan bekerja bersama-sama atau saling tolong menolong dalam mengerjakan sesuatu antarindividu. Gotong royong bukan suatu hal yang asing di Indonesia, bahkan kita dapat menemukannya dengan mudah di sekitar. Gotong royong membersihkan lingkungan, memperbaiki jalan, membangun tempat ibadah, atau membantu tetangga yang memiliki hajat merupakan hal yang lumrah di Indonesia.

Sumber: https://cdn-2.tstatic.net/

Gotong royong menjadi kepribadian dan karakter dari masyarakat Indonesia. Gotong royong sendiri sebagai solidaritas sosial yang terjadi dalam kehidupan masyarakat, khususnya mereka yang terbentuk dari komunitas. Di masyarakat Indonesia bahkan dikenal beberapa istilah tentang gotong royong, seperti mapulus, pengerih, marsiapari, ngacau gemali, dan nugal. Gotong royong sendiri akan memupuk persatuan dan kesatuan di masyarakat karena munculnya beberapa hal berikut.

1. Meningkatkan solidaritas

Secara etimologi, arti solidaritas adalah kesetiakawanan atau kekompakkan. Secara umu, solidaritas adalah rasa kebersamaan dalam suatu kelompok tertentu yang menyangkut tentang kesetiakawanan dalam mencapai tujuan dan keinginan yang sama. Rasa solidaritas ini sering muncal dalam lingkungan masyarakat.

Apa yang kamu lakukan ketika melihat tetanggamu sedang memperbaiki rumah atau mengadakan hajat? Kamu tentu akan membantunya bukan? Nah, kegiatan yang dilakukan secara bergotong royong ini muncul atau dipicu oleh rasa solidaritas. Masyarakat  saling peduli, baik antarsesama masyarakat maupun terhadap lingkungannya. Dengan kepedulian ini menunjukkan bahwa solidaritas dan nilai persaudaraan sangat penting dalam kehidupan sosial. 

2. Memupuk nilai persatuan 

Gotong royong dapat dilakukan dalam kegiatan apapun. Pelaksanaan gotong royong sendiri menunjukkan masyarakat telah menunjukkan pengamalan nilai Pancasila, yaitu persatuan. Masyarakat bersedia meluangkan waktu, tenaga, serta hal lain untuk saling membantu. Mereka tetap mengutamakan persatuan demi kehidupan sosial yang baik. Hal ini tentu saja patut dipertahankan karena merupakan suatu hal yang boleh dibilang langka di era modern ini. 

3. Kepedulian terhadap lingkungan

Masyarakat dan lingkungan haruslah membentuk sebuah kesatuan yang selaras. Apa maksudnya? Apa yang kamu lakukan jika lingkunganmu kotor atau selokan mampet? Tentu kamu akan berusaha membersihkannya bukan. Namun, kamu tentu saja akan kelelahan jika harus membersihkannya sendiri. Dalam hal ini, lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, sehingga juga menjadi kewajiban warga di sekitar untuk turut menjaganya. Terkait hal tersebut maka dibutuhkan gotong royong untuk menyelesaikan tanggung jwab bersama tersebut.

Gotong royong dan persatuan merupakan dua hal yang berhubungan. Dengan gotong royong maka kita dapat mempererat persatuan. Jadi, alangkah indahnya jika budaya gotong royong ini terus kita pertahankan sebagai salah satu modal dalam menjalani kehiduoan berbansa dan bernegara. Negara yang kuat tercipta dari persatuan dan kesatuan rakyatnya.

Baca Juga : Organisasi Kepemudaan dalam Konggres Pemuda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MENU