Yuk, Kita simak video organisasi kepemudaan dalam konggres pemuda dibawah ini !

Pemuda, tidak dapat dipungkiri memiliki peran pernting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia. Mereka adalah ujung tombak dari perjuangan bangsa ini uncuk mencapai kemerdekaannya. Namun, ada banyak kendala yang membuat perjuangan para pemuda belum mencapai hasil yang belum memuaskan, salah satunya adanya belum adanya persatuan di antara seluruh pemuda Indonesia.

Sumber: https://img.okezone.com/

Seiring berjalannya waktu, para pemuda juga menyadari akan hal itu, sehingga mereka membentuk organisasi-organisasi kepemudaan sebagai wadah perjuangan mereka. Beberapa organisasi kepemudaan seiring waktu mulai bermunculan di Indonesia hingga puncaknya tercetuslah peristiwa Sumpah Pemuda. Berikut ini beberapa organisasi kepemudaan yang terlibat dalam peristiwa Sumpah Pemuda.

1. Jong Java

Jong Java lahir karena adanya anggapan bahwa Boedi Oetomo merupakan organisasi elit. Jong Java didirikan oleh Satiman Wirjosandjojo di Gedung STOVIA pada tanggal 7 Maret 1915 dengan nama awal Tri Koro Dharmo (TKD). Pada saat didirikan, Tri Koro Dharmo ketuanya adalah Dr. Satiman Wirjosandjojo, dengan wakil ketua Wongsonegoro, sekretaris Sutomo dan anggotanya MuslichMosodo, dan Abdul Rahman. Tri Koro Dharmo berubah menjadi Jong Java pada 12 Juni 1918 dalam kongres I-nya yang diadakan di Solo. Perubahan ini dimaksudkan untuk bisa merangkul para pemuda dari SundaMadura, dan Bali

2. Jong Ambon

Jong Ambon berdiri pada 1917 dan diketuai oleh J. Kayadu. Sesuai dengan namanya, Jong Ambon merupakan organisasi kepemudaan Ambon. Jong Ambon didirikan dengan maksud dan tujuan untuk menggalang persatuan dan mempererat tali persaudaraan di kalangan pemuda-pemuda yang berasal dari daerah Ambon (Maluku). Salah satu tokoh Jong Ambon yang terkenal adalah Johannes Leimena.

3. Jong Sumatranen Bond

Jong Sumatranen Bond (JSB) didirikan pada tanggal 9 Desember 1917 di Jakarta.  Jong Sumatranen Bond merupakan perkumpulan otau organisasi para pemuda yang berasal dari Sumatra. Jong Sumatranen Bond (JSB) didirkan dengan tujuan mempererat hubungan di antara murid-murid yang berasal dari Sumatra, mendidik pemuda Sumatra untuk menjadi pemimpin bangsa serta mempelajari dan mengembangkan budaya Sumatra. JSB memiliki enam cabang, empat di Jawa dan dua di Sumatra, yakni di Padang dan Bukittinggi. 

4. Jong Batak

Pendiri dari Jong Bataks adalah Sanusi Pane dan Amir Sjarifuddin Harahap pada tahun 1926. Jong Batak merupakan perkumpulan para pemuda yang berasal dari daerah Batak (Tapanuli). Organisasi ini juga dikenal dengan nama Jong Bataks Bond.  Jong Batak didirkan dengan tujuan memperat persatuan dan persaudaraan di antara para pemuda yang berasal dari Batak (Tapanuli) serta memajukan kebudayaan daerah.   

5. Jong Islamieten Bond

 Jong Islamieten Bond (JIB) didirikan tanggal 1 Januari 1925 di Batavia. Jong Islamieten Bond atau biasa disebut Perhimpunan Pemuda Islam (PPI) merupakan organisasi perhimpunan pemuda dan pelajar Islam Hindia Belanda. Organisasi ini bukanlah organisasi politik karena tidak terlibat dalam kegiatan politik, tetapi menyelenggarakan kursus-kursus pendidikan dan mempererat persatuan bagi pemuda dan pelajar Islam Hindia Belanda. Anggota JIB merupakan anggota dari Jong Sumatranen Bond, Jong Java, dan organisasi pemuda lainnya. 6. Sekar Rukun Sekar Rukun merupakan suatu organisasi para pemuda Sunda yang didirikan oleh para siswa Sekolah Guru (Kweekschool) di Jalan Gunungsari, Batavia, pada tanggal 26 Oktober 1919. Sebagai premrakarsa berdirinya perkumpulan ini Doni Ismail, Iki Adiwidjaja, Djuwariah, Hilman, Moh. Sapii, Mangkudiguna, dan Iwa Kusumasumantri (siswa Rechtschool).

7. PPPI

Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia didirikan pada tahun 1926 oleh Raden Tumenggung Djaksodipoera bersama 5 kawannya yakni Soegondo, Soewirjo, Goelarso, Darwis, dan Abdoellah Sigit. Pendirian dilakukan di Jalan Kramat No. 106 Weltevreden Batavia. Organisasi ini menirukan Indonesisch Vereniging (Perhimoenan Indonesia) yang didirikan oleh Mohammad Hatta di Negeri Belanda tahun 1908.

8. Pemuda Kaum Betawi

Pemuda Kaum Betawi adalah wadah organisasi kepemudaan khususnya untuk para pemuda Betawi yang didirikan pada awal tahun 1927.  Pemuda Kaum Betawi diketuai oleh Mohamad Tabrani. Pendirian organisasi ini didasari karena belum ada wadah khusus organisasi kepemudaan Betawi. Sebelumnya, para pemuda Betawi banyak yang menjadi anggota dari Jong Java dan Sekar Roekoen karena merasa serumpun. Namun, lama kelamaan mereka merasa perlu untuk memiliki wadah tersendiri, sehingga dibentuklah organisasi kepemudaan ini.

9. Jong Celebes

Jong Celebes merupakan organisasi pemuda yang didirikan antara tahun 1918-1919. Jong Celebes adalah organisasi pemuda yang menghimpun para pemuda pelajar yang berasal dari Selebes atau Pulau Sulawesi. Organisasi ini didirikan dengan maksud dan tujuan untuk mempererat rasa persatuan dari tali persasudaraan di kalangan pemuda pelajar yang berasal dari Pulau Sulawesi. Tokoh-tokohnya misalnya Arnlod Monotutu, Waworuntu, dan Magdalena Mokoginta.

Baca Juga : Pemuda yang Bangga dengan Ke-Indonesia-annya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MENU