Peristiwa Penting Pada Masa Orde Baru

Yuk, Kita simak video Peristiwa Penting Pada Masa Orde Baru dibawah ini !

Salah satu pemerintahan yang paling lama di Indonesia adalah masa pemerintahan Orde Baru. Terdapat beberapa Peristiwa Penting Pada Masa Orde Baru . Nah…. peristiwa apa saja yang terjadi? Yuk simak artikel berikut ini. 

Setelah berakhirnya pemerintahan demokrasi terpimpin maka dimulailah pemerintahan baru yang dipimpin oleh presiden Soeharto yang biasa disebut dengan orde baru. Perpindahan ini dikarenakan adanya surat supersemar yang dikeluarkan oleh pemerintah sebelumnya yaitu presiden soekarno kepada soeharto yang terjadi pada tanggal 11 maret 1966. Melalui ketetapan MPRS No. XV/MPRS 1966  dan melalui proses sidang MPRS maka Soeharto resmi menjabat sebagai Presiden.

Soeharto merupakan seorang yang mempu menjabat sebagai presiden terlama di republik ini yaitu selama 32 tahun. Dalam kurun waktu yang sangat lama tersebut terdapat berbagai macam peristiwa –peristiwa penting diantaranya sebagai berikut ini.

Munculnya Tritura 

Apa itu tritura? Tritura merupakan singkatan dari Tiga tuntutan rakyat. Munculnya tritura dilatar belakangi oleh ketidaktegasan pemerintah terhadap gerAkan 30 september yang di dalamnya adalah PKI. Setelah kejadian G30 S/PKI  banyak sekali gerakan-gerakan dari organisasi masyarakat dan mahasiswa yang tidak percaya akan pemerintah dengan melakukan demonstrasi. 

Peristiwa Penting Pada Masa Orde Baru
Gambar:  Demonstrasi yang dilakukan oleh Mahasiswa

Demonstrasi yang dilakukan secara terus –menerus yang dipelopori oleh kesatuan aksi mahasiswa menuntuk kepada pemerintah yang berupa tiga tuntutan rakyat (Tritura). Adapun isi tritura adalah sebagai berikut :

  1. Pembubaran PKI (Partai Komunis Indonesia)
  2. Pembersihan kabinet dari unsur-unsur G30S / PKI.
  3. Penurunan harga/perbaikan ekonomi.

Adanya Surat Perintah Sebelas Maret (SUPERSEMAR).

Aksi PKI G 30 S /PKI sangat kejam dalam melakukan pembantaian terhadap para petinggi TNI AD membuat pemerintah berang dan tertekan,berbagai macam tekanan datang dari berbagai golongan masyarakat yang mulai tidak percaya akan pemerintah, maka pada tanggal 11 Maret 1966. Presiden Soekarno memerintahkan kepada Jendral Soeharto untuk menjaga kestabilan negara. Perintah yang diberikan tersebut dikenal sebagai surat perintah sebelas maret (SUPERSEMAR) yang mana setelah peristiwa tersebut jendral Soeharto diangkat menjadi Presiden menggantikan Presiden Soekarno. 

Politik luar negeri yang bebas aktif

Semboyan politik luar negeri yang bebas aktif sebenarnya sudah ada sebelum demokrasi terpimpin. Akan tetapi pada masa demokrasi terpimpin politik luar negeri Indonesia lebih condong terhadap salah satu blok . Penyelewengan politik inilah yang memberikan pengalaman yang pahit bagi bangsa indonesia. Kebijakan politik luar negeri yang lebih memihak salah satu blok ini dianggap salah oleh MPRS  Sebagai landasan kebijakan politik luar negeri Orde Baru telah ditetapkan dalamTap No. XII/ MPRS / 1966.Untuk melaksanakan kebijakan tersebut pada zaman orde baru diterapkan langkah-langkah sebagai berikut ini : 

Untuk melaksanakan kebijakan tersebut pada zaman orde baru diterapkan langkah-langkah sebagai berikut ini : 

  1. Menghentikan politik konfrontasidengan Malaysia 
  2. Indonesia kembali masuk menjadi anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) 
  3. ikut memprakarsai terbentuknya sebuah organisasi kerja sama regional di kawasan Asia Tenggara yang disebut Association of South East Asian Nations (ASEAN) 

REPELITA

Pernahkah Mendengar Kata Repelita?  Repelita merupakan program Rencana Pembangunan Lima Tahun yang dilakukan pada zaman orba. Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi nasional. Puncaknya pada tahun 1984 Indonesia mencapai negara dengan swasembada pangan yang besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MENU