Yuk, Kita simak video etika menghadapi kemacetan dibawah ini !

Sumber : https://youtu.be/FAYehtg7y1U

Ketika seseorang melintasi jalan raya, pasti melihat rambu lalu lintas. Tahukah kamu bahwa adanya rambu lalu lintas ini untuk menertibkan setiap pengguna jalan mematuhi aturan di jalan raya dengan tujuan keselamatan. keselamatan yang ada di jalan raya khususnya dalam berkendara wajib menjadi perhatian semua pihak pengguna jalan, salah satu cara untuk meminimalisir kecelakaan adalah dengan menjaga jarak aman kendaraan. Hal ini berlaku saat keadaan jalan ramai lancar maupun macet.

Macet adalah salah satu kondisi yang biasa dialami oleh pengendara di jalan raya. Biasanya keadaan ini dipengaruhi oleh banyak faktor, di antaranya jam-jam rawan sibuk bisa karena orang-orang berangkat atau pulang kerja, waktu anak sekolah, terjadi kecelakaan, cuaca buruk, dan lain sebagainya.

Gambar: Rambu lalu lintas
Sumber: https://www.myimprov.com/

Pada kondisi macet ini biasanya pengendara mulai resah, entah karena diburu waktu atau yang lainnya. Nah, ternyata pada kondisi macet ini, ada etikanya loh. Kira-kira bagaimana etika yang baik dan benar saat terjebak kemacetan di jalan?

1. Mematuhi aturan lalu lintas

Adanya lalu lintas bukan hanya sekadar mengatur saja, tetapi juga menciptakan ketertiban dan keselamatan bagi seluruh pengguna jalan. Hal ini harus disadari oleh para pengguna kendaraan.

2. Menyesuaikan kecepatan dan jarak aman

Saat terjadi kemacetan, para pengendara bisa jadi stress karena keadaan. Hal ini bisa menimbulkan asumsi dan memaksakan jarak dekat lantaran takut disalip oleh kendaraan lain. Pola pikir yang seperti ini harus diubah, sebab semakin dekat jarak antar pengendara maka semakin besar pula risiko terjadinya benturan.

3. Tidak melakukan manuver berbahaya

Pengendara yang terburu-buru menuju suatu tempat biasanya akan melakukan manuver dengan pindah jalur padahal hal ini justru berbahaya bagi dirinya dan pengguna jalan yang lain karena bisa menyebabkan terjadinya senggolan dan memicu terjadinya konflik yang lain. Jika ingin pindah jalur tetaplah berhati-hati dan menyalakan lampu sein.

4. Berperilaku sopan dan sabar.

Tetap berpikir positif untuk menjaga keselamatan setiap pengguna jalan. Berikan ruang bagi pejalan kaki dan kendaraan yang lebih kecil.

5. Mengutamakan yang mendapat prioritas.

Kira-kira siapakah mereka yang perlu mendapatkan prioritas di jalan raya? Mereka adalah ambulans dan pemadam kebakaran. Ingat bahwa tujuan dari etika ini adalah demi keselamatan dan kebaikan bersama, jadi jangan sampai diabaikan.

Baca Juga : Manfaat Senam Lantai dan Senam Irama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MENU