Memahami rotasi dan revolusi bumi

Yuk, Kita simak video Memahami rotasi dan revolusi bumi dibawah ini!

Pernahkah Anda merasakan adanya perbedaan lama waktu siang dan malam? Mengapa bisa terjadi siang dan malam di bumi? Yap semua itu karena adanya pengaruh fenomena dari revolusi dan rotasi bumi.  Yuk simak dan memahami rotasi dan revolusi bumi beserta dampaknya. 

Rotasi Bumi

Proses berputarnya bumi pada porosnya / sumbunya dari ara barat ke timur disebut dengan rotasi bumi. Perputaran pada sumbunya tersebut memiliki jangka waktu 23 jam 56 menit 4 detik (Sehari). Walaupun berputar pada porosnya mengapa kita tidak merasakannya? Yap…itu karena adanya pengaruh dari gravitasi bumi. 

Dampak yang ditimbulkan dari rotasi bumi menyebabkan beberapa peristiwa di bumi.

Berikut peristiwa – peristiwa yang dapat terjadi akibat rotasi Bumi:

  • Proses terjadinya siang dan malam

Salah satu dampak yang sangat kita rasakan sehari-hari adalah terjadinya siang dan malam. Fenomena tersebut terjadi ketika proses rotasi bumi berlangsung sebagian belahan bumi yang menghadap matahari akan mengalami siang, sebaliknya bagian bumi yang membelakangi matahari akan mengalami malam. Peristiwa ini terjadi secara bergantian yaitu panjang waktu siang dan malam rata-rata 12 jam.

  • Terdapat perbedaan waktu 

Perbedaaan waktu di setiap daerah dimuka bumi akan berbeda berdasarkan letak lintang dan bujur sesuai dengan daerahnya. Pada daerah yang terletak di sebelah timur yaitu di sudut 15 derajad akan terlebih dahulu melihat matahari terbit dalam 1 jam lebih awal. Misalkan di Nusa Tenggara Barat pukul 07.00 WITA maka untuk Jakarta yaitu pada pukul 06.00 WIB

  • Gerak semu harian bintang

Akibat rotasi bumi maka kita yang ada di bumi melihat seolah olah mataharilah yang bergerak berputar dari timur kebarat mengelilingi bumi. Padahal yang terjadi sebenarnya adalah matahari tidak bergerak, tetapi bumilah bergerak berputar mengelilingi matahari dari barat ke timur. 

Memahami rotasi dan revolusi bumi
Gambar : bumi yang kita tinggali sejatinya tidaklah diam,dia bergerak
Sumber : https://edukasi.kompas.com/

Revolusi Bumi

Perputaran Bumi mengelilingi matahari disebut revolusi bumi. Peristiwa tersebut terjadi sebagai akibat adanya proses tarik menarik antara gaya gravitasi matahari dengan gaya gravitasi bumi. revolusi bumi dalam satu kali mengelilingi matahari adalah 365¼ hari..

Dampak yang ditimbulkan dari revolusi bumi menyebabkan beberapa peristiwa di bumi.

Berikut peristiwa – peristiwa yang dapat terjadi akibat revolusi Bumi:

  • Perbedaan Lama Siang dan Malam

Lintasan Bumi ketika mengelilingi Matahari bukanlah berupa lingkaran sempurna, melainkan menyerupai elips. Berarti, ada waktu ketika posisi Bumi berada jauh dari Matahari, tapi ada pula waktu ketika posisi Bumi dekat dengan Matahari. 

  • Gerak Semu Tahunan Matahari

Pergeseran posisi matahari ke arah belahan bumi utara (22 Desember – 21 Juni) dan pergeseran posisi matahari dari belahan bumi utara ke belahan bumi selatan (21 Juni – 21 Desember ) disebut gerak semu harian matahari. Disebut demikian karena sebenarnya matahari tidak bergerak. Gerak itu akibat revolusi bumi dengan sumbu rotasi yang miring.

  • Perubahan Musim

Perubahan musim berkaitan dangan jarak antara bumi dengan matahari. Ketika Bumi berada jauh dari Matahari, sebagian wilayah akan mengalami musim dingin karena durasi paparan cahaya Matahari yang lebih pendek. Sementara itu, ketika Bumi berada lebih dekat dengan Matahari, Bumi menerima cahaya Matahari lebih lama sehingga terjadilah musim panas dengan durasi siang hari yang lebih panjang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MENU