Menyembelih Binatang Sesuai Islam

Yuk, Kita simak video Menyembelih Binatang Sesuai Islam dibawah ini!

Allah Swt memerintahkan hamba-Nya untuk memakan makanan yang halal dan menjauhi yang haram. Semua itu dikarenakan makanan yang halal membawa kepada kebaikan. Sebaliknya, makanan yang haram akan membawa pada keburukan. 

Dalam Islam ada beberapa kategori tentang macam-macam hewan yang halal untuk di jadikan makanan, seperti yang di jelaskan dalam firman Allah Al-Qur’an Al Maidah ayat 3 yang artinya :

“Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang terpukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala.” 

Ayat tersebut menjelaskan tentang makanan-makanan yang diharamkan oleh Allah SWT karena sangat berbahaya apabila dikonsumsi oleh manusia.

Binatang sembelihan yang sesuai dengan hukum syara’ adalah binatang yang disembelih dengan menyebutkan nama Allah dan hukumnya halal dikonsumsi olah umat Islam. Penyembelihan tersebut akan menjadikan hewan sembelihan itu menjadi baik, suci, halal, dan lezat untuk dimakan. 

Secara istilah penyembelihan binatang adalah memutus jalan makan, minum, nafas, dan urat nadi pada leher binatang yang disembelih dengan pisu, pedang, atau alat lain yang tajam sesuai dengan ketentuan syara’.

Menyembelih Binatang Sesuai Islam dengan menyebut nama Allah Swt berarti memohon restu Nya untuk memanfaatkan daging binatang tersebut.

Berikut ini adalah ketentuan penyembelihan binatang menurut aturan Islam.

Syarat binatang yang disembelih

  • Mati dengan sekali sembelihan.
  • Memutus urat pernafasan dan urat tempat mengalirnya makanan.
  • Binatang yang akan disembelih masih dalam keadaan hidup bukan bangkai.
  • Binatang yang akan disembelih adalah binatang yang halal. 

Syarat penyembelih binatang

Syarat penyembelih atau orang yang menyembelih binatang adalah sebagai berikut.

  • Baligh, tidak sah jika kanak-kanak.
  • Berakal, tidak sah jika orang gila.
  • Tidak dalam ihram haji atau umrah.
  • Beragama Islam atau Ahli Kitab (Kitabiyah).
  • Membaca Basmalah.

Allah Swt berfirman:

Menyembelih Binatang Sesuai Islam

Artinya:

“Maka makanlah binatang-binatang (yang halal) yang disebut nama Allah ketika menyembelihnya, jika kamu beriman kepada ayat-ayatNya”. (Q.S. al-An’am: 118)

Adapun rukun menyembelih binatang :

  1. Penyembelih beragama Islam.
  2. Binatang yang disembelih binatang yang halal baik halal zatnya maupun halal cara memperolehnya bukan hasil mencuri atau menipu.
  3. Alat penyembelih harus tajam agar dapat mempercepat proses kematian binatang itu dan tidak terlalu menderita sewaktu disembelih.
  4. Tujuan penyembelihan untuk tujuan yang diridlai Allah Swt bukan untuk tujuan tumbal atau untuk sajian nenek moyang berhala atau upacara kemusrikan lainnya.

Setelah mengetahui rukun penyembelihan dalam Islam, berikut adalah bagaimana tata cara menyembelih binatang.

  1. Menghadap kearah kiblat, baik penyembelih maupun hewan yang disembelih. Lambung kiri hewan di bawah.
  2. Membaca basmalah sebelum memotong leher hewan. Setiap hewan sembelihan dihalalkan jika disembelih atas nama Allah Swt.
  3. Menyembelih pada pangkal leher dengan memotong jalur pernapasan, jalur makanan (kerongkongan), serta urat nadi sebelah kanan dan kiri menggunakan pisau yang tajam.

Demikianlah penjelasan-penjelasan yang telah disebutkan tentang penyembelihan binatang sesuai ketentuan Islam. Semoga bermanfaat.

Baca Juga: Kurban dan Aqiqah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MENU