Menikmati Tilawah dengan Tajwid

Yuk, Kita simak video Menikmati Tilawah dengan Tajwid dibawah ini!

Pernahkah kamu membaca ayat al-Qur’an tanpa mengerti hukum bacaannya? Ibarat makanan tanpa bumbu, begitulah rasanya. Menikmati Tilawah dengan Tajwid hukumnya wajib, karena Allah Swt. memerintahkan kita untuk membaca Al-Qur’an dengan menggunakan ilmu tajwid. Secara lughat (bahasa) kata “tajwid” berarti “tahsin” (memperbaiki), sedangkan menurut istilah adalah “mengeluarkan setiap huruf dari tempat keluarnya, serta memberi hak-haknya, seperti jelas kuat, lemah, dan sifat-sifat huruf. 

Salah satu hukum bacaan dalam tajwid di dalam Al-Qur’an adalah bacaan mad. Menurut bahasa mad artinya panjang sedangkan secara istilah, mad mempunyai pengertian membaca panjang huruf hijaiyah pada alquran ketika bertemu dengan salah satu huruf mad (hamzah,wawu, dan yak) dan panjang nya tergantung dengan pada mad itu sendiri.

Hukum mad terbagi menjadi dua bagian, yaitu mad thabi’I (mad asli) dan mad far’i (dan terbagi menjadi  empat belas macam). Jika kita mempelajari hukum mad, total keseluruhannya ada 15 macam hukum mad, namun sekarang kita akan membahas ketentuan hukum bacaan beberapa saja, seperti : mad  lazim mukhaffaf kilmi, mutsaqqal kilmi, mad  lazim mutsaqqal harfi, dan mad  lazim mukhaffaf harfi

Mad Lazim Mukhaffaf Kilmi

  • Pengertian Mad Lazim Mukhaffaf Kilmi

Lazim artinya harus. Mukhaffaf  artinya diringankan. Kilmi artinya kata. Disebut Mad Lazim karena mesti dibaca panjang. Dinamakan kilmi karena mad itu terjadi dalam satu kata. Mad lazim mukhaffaf kilmi yaitu apabila mad thobi’I bertemu dengan huruf bersukun dalam satu kata. Cara membacanya adalah panjang 3 alif (6 harakat).

  • Contoh Mad Lazim Mukhaffaf Kilmi :

Mad ini hanya terjadi di 2 tempat dalam Al-Quran, yaitu pada surah Yunus ayat 51 dan 91.

أَثُمَّ إِذَا مَا وَقَعَ آمَنْتُمْ بِهِ ۚ آلْآنَ وَقَدْ كُنْتُمْ بِهِ تَسْتَعْجِلُونَ

 آلْآنَ وَقَدْ عَصَيْتَ قَبْلُ وَكُنْتَ مِنَ الْمُفْسِدِينَ

Mad Lazim Mutsaqqal Kilmi

  • Pengertian Mad Lazim Mustaqqal Kilmi

Mad lazim mutsaqqal kilmi atau bisa disebut juga mad lazim muthawwal yaitu apabila mad thobi’I bertemu dengan huruf bertasydid dalam satu kata. Biasanya mad lazim mutsaqqal kilmi ini mempunyai tanda atau garis di atas huruf yang seperti pada mad wajib muttashil. Cara membacanya adalah dengan panjang 3 alif (6 harakat).

  • Contoh :

Q.S. an-Nazi’at ayat 34

Menikmati Tilawah dengan Tajwid

Mad Lazim Mukhaffaf Harfi 

  • Pengertian Mad Lazim Mukhaffaf Harfi

Disebut mad lazim karena harus dibaca panjang, dinamakan harfi karena mad itu terjadi pada huruf, dan dinamakan mukhoffaf, karena ringan mengucapkannya tanpa  bertasydid. 

Jadi mad lazim mukhafaf harfi adalah mad yang bertemu dengan sukun yang terjadi dalam rangkaian huruf muqatha’ah (rangkaian huruf yang terdapat pada awal sebagian surah atau disebut fawatihus suwar). Adapun panjang bacaanya yaitu 3 alif (6 harakat). 

Huruf-hurufnya antara lain: ن ق ص ع ل ي ك م bisa disingkat dengan lafal نَقَصَ عَلَيْكُمْ

  • Contoh Mad Lazim Mukhaffaf Harfi
Menikmati Tilawah dengan Tajwid

Mad Lazim Mutsaqqal Harfi 

  • Pengertian Mad Lazim Mutsaqqal Harfi

Disebut mad lazim karena harus dibaca panjang, dinamakan harfi karena mad itu terjadi pada huruf, dan dinamakan mutsaqqal karena berat mengucapkannya akibat adanya tasydid pada sukun tersebut.  Jadi mad lazim mutsaqqal harfi adalah mad yang bertemu dengan tasydid (karena idgham) yang terjadi dalam rangkaian huruf muqatha’ah (rangkaian huruf yang terdapat pada awal sebagian surah atau disebut fawatihus suwar). Huruf-hurufnya antara lain:

ح ي ط ه ر

  • Contoh Mad Lazim Mutsaqqal Harf
Menikmati Tilawah dengan Tajwid

Sekian penjelasan ringkas tentang tajdwid dan hukum mad. Semoga dengan kita paham hukum-hukum bacaan mad, semakin fasih pula bacaan al-Qur’an kita. Aamiin. 

Baca Juga: Jujur dan Adil Asas Hidupku

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MENU