Notasi Ilmiah

Yuk, Kita simak dulu video Notasi Ilmiah dibawah ini!

Notasi ilmiah adalah cara penulisan nomor yang mengakomodasi nilai-nilai terlalu besar atau kecil untuk dengan mudah ditulis dalam notasi desimal standar. Memiliki sejumlah sifat yang berguna dan umumnya digunakan dalam kalkulator, dan oleh para ilmuwan. Secara umum, dituliskan a x 10n (a dikali 10 pangkat n).

Notasi Ilmiah
Sumber: https://cdn.mos.cms.futurecdn.net/paWPwF85Vkcs8YUuyvA3YM-1200-80.jpg

Selain dapat digunakan dalam penulisan jarak matahari ke bumi, kita juga dapat menggunakannya untuk penulisan massa bumi. Apakah Anda mengetahui berapa massa bumi yang sebenarnya? Ya massa bumi diperkirakan mencapai 5,973,600,000,000,000,000,000,000 kg. Agar dapat memudahkan kita dalam membacanya maka kita dapat menuliskannya ke dalam bentuk notasi ilmiah. Bagaimana cara menuliskan massa bumi tersebut? Untuk mempelajari lebih lanjut tentang penulisan bilangan berpangkat, mari kita pelajari bilangan berpangkat dan bentuk akar berikut ini!

Bentuk baku ini digunakan untuk menuliskan bilangan yang sangat besar. atau bilangan yang sangat dekat dengan nol. 

Yuk asah kemampuan kita dalam menuliskan bilangan dalam bentuk notasi ilmiah! Perhatikan bentuk-bentuk bilangan berikut!

  1. 2,5 x 104
  2. 5 x 10-3
  3. 35.000.000
  4. 0,000455

Bentuk bilangan pada nomor 1 dan 2 disebut sebagai bilangan dalam bentuk baku, sedangkan bilangan pada nomor 3 dan 4 disebut sebagai bilangan dalam bentuk biasa.

Contoh:

  1. Nyatakan bentuk  3,2 x 104 dalam bentuk biasa!
  2. Nyatakan bentuk 0,000005 dalam bentuk baku!

Jawab:

  1. 3,2 x 104 = 3,2 x 10.000 = 32.000
  2. 0,000005 = 5 x 106 

Setelah mengetahui berbagai contoh penulisan di atas, kita dapat menuliskan notasi ilmiah massa bumi tersebut. Jika bumi mempunyai massa sebesar 5,973,600,000,000,000,000,000,000 kg, maka dapat dituliskan yaitu 5.9736 x 1024 kg. 

Notasi ilmiah juga dapat digunakan untuk menuliskan ukuran partikel mikroskopis antara lain seperti jari-jari suatu atom, massa sebuah elektronelektron, dll. Selain ukuran mikroskopis juga dapat digunakan untuk mengukur kecepatan cahaya, massa bumi dll.

Baca Juga: Aplikasi Persamaan Kuadrat dan Penyelesaian Masalah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MENU