Kerajinan dari Sisik Ikan

Simak video berikut untuk menambah pengetahuan tentang wirausaha Kerajinan dari Sisik Ikan!

Perairan Indonesia sangat kaya akan hasil laut, terutama ikan. Dari produk ikan, limbah sisik ikan dapat digunakan sebagai bahan dasar untuk Kerajinan dari Sisik Ikan. Sebagian besar jenis ikan menghasilkan sisik dengan berbagai ukuran dan ketebalan. Sisik kakap lebih sering digunakan sebagai produk kerajinan karena sisiknya lebih kuat, tebal, dan besar dari sisik ikan mas atau nila. Meski begitu, sisik ikan selain kakap dapat diolah, tentu saja disesuaikan dengan jenis kerajinan yang akan dibuat.

Limbah sisik ikan dapat digunakan sebagai bahan utama untuk membuat aksesoris seperti anting, cincin, kalung, bros, dan gelang. Hasilnya lebih unik, artistik, dan menarik. Selain itu, dapat juga dikembangkan menjadi bentuk kartu hias, wadah multiguna, dan hewan bersisik miniatur seperti naga atau bentuk lainnya.

Berikut cara mengolah sisik ikan sehingga dapat digunakan sebagai bahan baku untuk produk kerajinan.

  1. Sisik ikan direndam selama sekitar 2 jam dengan air deterjen dan dibilas dengan air bersih tiga kali hingga benar-benar bersih dari deterjen.
  2. Rendam sisik ikan lagi dengan campuran jus jeruk nipis dan air selama 2 jam sehingga bau amis menghilang.
  3. Pisahkan sisik ikan sesuai ukuran dan ketebalan dan tiriskan dengan menggunakan saringan.
  4. Memberi warna pada sisik ikan membutuhkan kehati-hatian. Rebus air sampai hangat dengan menambahkan larutan benzoat sebagai pengawet.
  5. Masukkan pewarna wantex atau cat tekstil ke dalam wajan, lalu masukkan sisik ikan. Perlu dicatat bahwa air tidak mendidih, karena sisik ikan akan matang dan menempel satu sama lain.
  6. Matikan kompor dan biarkan sisik ikan dalam pewarna selama 20 menit.\
  7. Kuras sisik ikan dan keringkan dengan diangin-anginkan agar permukaannya tidak melengkung.

Untuk menghindari lengkungan pada permukaan sisik ikan, sebaiknya sisik ikan tidak terkena panas atau matahari secara langsung karena bisa membuat sisik ikan melengkung dan sulit untuk dibentuk. Penyimpanan bahan sisik ini juga perlu diperhatikan. Jika tidak digunakan, simpan sisik-sisik ini ke dalam kotak yang kering dan bersih. Jika sisik ikan sudah mulai mengeras, lakukan perendaman terlebih dahulu sebelum dirangkai untuk membuat aksesori. Perendaman ini biasanya dilakukan dengan menggunakan air dingin selama sekitar satu jam. Setelah agak lemas, sisik ikan baru bisa dibentuk sesuai selera.

Baca Juga : Mesin Pemanen Padi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MENU