Menyusun Proposal Kegiatan

Amatilah video berikut untuk memahami cara Menyusun Proposal Kegiatan dengan baik.

Pernahkah kalian menyaksikan pentas seni di sekolah? Kegiatan ini biasanya dilaksanakan dengan mengundang penyanyi-penyanyi terkenal untuk menghibur para siswa di sekolah. Pentas seni biasanya dilakukan ketika hari ulang tahun sekolah atau acara reuni para alumni. Namun, tahukan kamu bagaimana cara mengadakan suatu pentas seni di sekolah? Nah, kegiatan pentas seni pastinya diawali dengan menyusun sebuah proposal kegiatan. Apa itu proposal kegiatan dan seperti apa strukturnya? 

Proposal kegiatan merupakan sebuah rencana yang dituangkan ke dalam bentuk rancangan kerja. Proses Menyusun Proposal Kegiatan ini dibuat sebelum suatu kegiatan dilaksanakan untuk mendapatkan izin atau juga mencari sponsor acara.

Struktur Teks Laporan Kegiatan

Nama Kegiatan

Nama kegiatan sama seperti halnya judul suatu tulisan. Maka, nama kegiatan harus dibuat semenarik mungkin sehingga dapat menimbulkan rasa ingin tahu pembaca. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan nama kegiatan, antara lain:

  1. Sesuai dengan topik kegiatan
  2. Singkat, padat, dan jelas
  3. Diungkapkan dalam bentuk frasa

Pendahuluan

Dalam bagian ini disajikan alasan mengapa suatu kegiatan harus dilaksanakan. Maka, penyusun proposal diharapkan dapat menunjukkan pentingnya pelaksanaan kegiatan yang akan dilaksanakan.

Tujuan

Tujuan berfungsi untuk mengarahkan dan memfokuskan aktivitas yang akan dilaksanakan.

Sasaran

Bagian ini berisi tentang lembaga, personil, organisasi, atau kelompok masyarakat tertentu yang akan menjadi peserta dari kegiatan.

Jadwal

Bagian ini memuat waktu dan tempat pelaksanaan kegiatan.

Susunan Acara

Pada bagian susunan acara dijelaskan mengenai susunan kegiatan yang akan dilangsungkan.

Kepanitiaan

Bagian ini menyebutkan tentang susunan panitia yang bertanggung jawab melaksanakan acara.

Anggaran

Proposal yang baik haruslah selalu mencantumkan rincian biaya penyelenggaraan kegiatan. Sebaiknya biaya itu diperhitungkan secara logis dan realistis, baik itu pemasukan maupun pengeluarannya. Estimasi pembiayaan yang dibuat oleh seorang penyusun proposal akan menjadi pertimbangan calon penyandang dana atau donator. Anggaran biaya dapat dibedakan menjadi tiga bagian, yaitu persiapan, operasional, dan laporan.

Penutup

Penutup merupakan akhir dari pembicaraan perencanaan kegiatan. Maka, bagian ini merupakan ‘rayuan’ terakhir penyusun proposal kepada pembaca untuk menentukan diterima atau tidaknya sebuah proposal. Untuk itu pada bagian ini, penyusun proposal harus dapat memotivasi calon penyandang dana, donatur, sponsor, atau partisipan dengan cara menunjukkan rasa optimistis terhadap kegiatan yang direncanakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MENU