Mengenali Bentuk Teks Eksplanasi

Amatilah video berikut untuk memahami Mengenali Bentuk Teks Eksplanasi dengan baik.

Pernahkah Anda membaca sebuah teks yang bercerita tentang proses terjadinya bencana alam atau fenomena sosial? Nah, teks yang memuat tentang informasi tersebut dinamakan teks eksplanasi. Mengenali Bentuk Teks Eksplanasi yang merupakan sebuah teks yang menjelaskan tentang proses terjadinya fenomena alam, fenomena sosial atau fenomena budaya. Teks eksplanasi memiliki ciri-ciri yang membedakannya dengan teks lain. 

Ciri-ciri tersebut antara lain:

  1. Informasi yang dimuat bersifat faktual karena diperoleh berdasarkan fakta.
  2. Informasi faktual ini memuat informasi yang bersifat ilmiah atau keilmuan.
  3. Menjelaskan proses terjadinya fenomena alam maupun fenomena sosial.   

Selain memiliki ciri-ciri yang dapat membedakan dengan teks lain, teks eksplanasi juga memiliki struktur yang membentuknya. Struktur tersebut antara lain:

  • Pernyataan umum

Berisi pernyataan umum mengenai topik yang akan dijelaskan proses-proses terjadinya atau keberadaannya. 

  • Urutan sebab akibat

Berisi penjelasan detail mengenai proses terjadinya yang disajikan secara urut dan bertahap dari yang paling awal hingga yang paling akhir. 

  • Interpretasi

Berisi kesimpulan mengenai fenomena yang sudah dijelaskan. 

Itulah, struktur yang membentuk teks eksplanasi. Agar Anda lebih mengenali bentuk teks eksplanasi, perhatikanlah contoh di bawah ini!

Sampah

Sampah merupakan fenomena alam yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Sampah dibagi menjadi dua jenis yakni sampah organik dan sampah anorganik. Hal ini merupakan jenis sampah yang mudah diurai seperti daun-daun kering, kulit buah, sisa sayuran, dan sisa makanan. Sampah organik dapat dimanfaatkan lagi menjadi pupuk kompos yang pembuatannya melalui beberapa proses terlebih dahulu. Sedangkan sampah anorganik merupakan jenis sampah yang sulit untuk terurai, seperti plastik, botol, kaleng, dan sebagainya. Sampah anorganik pun dapat dimanfaatkan kembali, yakni dengan mengubahnya menjadi sebuah benda yang memiliki nilai guna dan bernilai jual tinggi. 

Banyak masyarakat yang kurang peduli dengan sampah. Bahkan sudah menjadi hal yang wajar ketika kita melihat banyak sampah berserakan di jalan, di tanah-tanah yang kosong, di sungai dan masih banyak tempat lagi. Sampah-sampah yang dibiarkan menumpuk akan mendatangkan bau yang tidak sedap sehingga menyebabka polusi udara dan akan mendatangkan berbagai penyakit seperti demam berdarah dan muntaber. Sedangkan, sampah-sampah yang dibuang sembarangan di sungai dapat menyebabkan banjir dan tanah longsor saat musim hujan tiba. Sampah memberikan dampak buruk tidak hanya untuk diri sendiri, melainkan juga lingkungan sekitar. 

Sungguh banyak dampak yang ditimbulkan oleh sampah bila kita tidak dapat memanfaatkannya dengan baik. Untuk itu, kita sebagai makhluk sosial diwajibkan menjaga lingkungan dengan baik, dapat dimulai dari diri sendiri untuk tidak membuang sampah sembarangan dan mulai belajar untuk mengurangi penggunaan sampah yang sulit untuk terurai. 

Baca Juga : Menelaah Struktur dan Kebahasaan Teks Ceramah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MENU