Mengenal Teks Prosedur

Amatilah video berikut untuk Mengenal Teks Prosedur dengan baik.

Pernahkah Anda membaca sebuah teks yang berisi cara, tips, atau tutorial melakukan langkah tertentu? Jika pernah, Anda telah membaca dan Mengenal Teks Prosedur. Teks prosedur merupakan teks yang berisi cara, tujuan untuk membuat atau melakukan sesuatu dengan langkah demi langkah yang tepat secara berurutan sehingga menghasilkan suatu tujuan yang diinginkan. Teks prosedur memiliki ciri khusus yang membedakannya dengan teks lain.

Ciri-ciri teks prosedur antara lain: 

  • Menggunakan Kalimat Imperatif

Kalimat imperatif atau kalimat perintah merupakan jenis kalimat yang bertujuan untuk memberikan perintah melakukan sesuatu. 

Contoh: Isilah biodata tersebut sesuai dengan data diri Anda!

  • Adanya Konjungsi untuk Menghubungkan Antarkalimat

Konjungsi atau kata hubung yang digunakan pada teks prosedur menyatakan waktu kegiatan yang hadir dan bersifat kronologis. Misalnya: selanjutnya, lalu, berikutnya, setelah itu, dll.  

  • Menggunakan Kata Keterangan

Dalam teks prosedur, disertakan pula kata keterangan untuk menyatakan secara rinci waktu, tempat dan cara yang akurat. Contoh: Kukuslah adonan selama 30 menit.

Itulah ciri-ciri teks prosedur. Untuk lebih mengetahui bentuk teks prosedur, perhatikanlah contoh di bawah ini!

Cara Membuat Pupuk Kompos

Pupuk kompos merupakan pupuk campuran yang terdiri atas bahan organik (seperti daun dan jerami yang membusuk dan kotoran hewan. Dengan adanya pupuk kompos dapat membuat tanaman menjadi lebih subur dan tanah menjadi gembur. Berikut adalah cara-cara membuat pupuk kompos sendiri.

Bahan-bahan yang dibutuhkan:

  • Sampah-sampah organik seperti daun kering, sisa sayuran, rumput atau jerami sisa pertanian.
  • Tanah
  • Larutan gula
  • Cairan EM4 (cairan berwarna cokelat yang berisi campuran beberapa mikroorganisme)
  • Wadah penampungan yang memiliki tutup

Cara pembuatan :

  1. Potonglah atau cacahlah bahan-bahan yang sudah dipersiapkan.
  2. Campurkan bahan-bahan pupuk yang sudah dicacah dengan tanah. Campurkan dengan perbandingan 1:1.
  3. Siapkan setengah gelas larutan gula (jumlah larutan gula menyesuaikan banyaknya bahan-bahan yang akan diolah).
  4. Siapkan juga bakteri EM4 yang dapat dibeli di toko-toko pertanian. Jumlah pemberian dapat dilihat pada kemasan atau menyesuaikan banyaknya bahan yang akan diolah.
  5. Selanjutnya, campurkan semua bahan (sampah organik, tanah, larutan gula dan EM4) aduk semua bahan hinga tercampur rata. Lihatlah kelembapannya, jika dirasa kurang lembap Anda dapat menambahkan air pada bahan tersebut.
  6. Jika semua bahan sudah tercampur rata, masukkan ke dalam wadah yang memiliki tutup.
  7. Diamkan hingga 1 bulan. Proses pengomposan dikatakan berhasil bila suhu dalam wadah penampungan terasa panas. Anda dapat membuka tutup wadah penampungan selama 2 pekan dan mengaduk kembali bahan agar proses berlangsung cepat.

Itulah sedikit penjelasan mengenai teks prosedur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MENU