Peradaban Eropa (romawi )

Yuk, Kita simak video Peradaban Eropa (romawi ) dibawah ini!

Dalam perkembangan peradaban dunia, kota Roma menjadi saksi sejarah menjadi Peradaban Eropa (romawi ). Selama abad ke 12 kota Roma menjadi lambang kejayaan Romawi Kuno.  Keberadaan romawi kuno memberikan banyak peninggalan-peninggalan dalam dunia hukum, seni, arsitektur, dan literatur. 

Peradaban Eropa (romawi )
Gambar: coloseum di roma bukti peninggalan zaman romawi
Sumber: https://mywishboard.com/wish/4552769

Sistem Pemerintahan Peradaban Romawi Kuno 

Peradaban romawi kuno dalam sistem pemerintahannya berganti-ganti. Pemerintahan Romawi berganti dari monarki menjadi republik oligarki dan berubah lagi menjadi Kekaisaran Romawi yang digdaya.

Zaman Kerajaan

Pada abad ke 8-7 SM, dan kawasan Pesisir Selatan Italia Sicilia adalah koloni Yunani. Koloni Yunani di Italia tidak ditangani oleh orang Romawi sehingga mereka berdua tidak pernah bersatu. Pada saat yang sama, bangsa datang Etrusci berasal dari Asia Kecil menuju pantai barat Italia dengan kemampuan teknologi yang lebih maju dan tidak melakukan pencampuran darah dengan penduduk pribumi dan imigran bangsa sebelumnya, mereka menguasai beberapa kota di terbentuk sebelumnya Romawi.

Roma Kota Estruci merebut kekuasaan dan menjadikannya sebagai modal. Kota Roma juga membuat kemajuan di bidang perdagangan dengan negara-negara yang ada di sekitar Mediterania. Karena saingan mereka, pada tahun 535 SM Etrusci bersekutu dengan Carthage dan kemudian berhasil mengusir Yunani dari tanah Italia.

Dalam masa krisis ancaman keamanan, Yunani dan Romawi akhirnya dapat bersatu dan mengusir Carthage Etrusci (509 SM), dan dapat mengendalikan ibukota Roma. Interaksi antara negara-negara yang datang ke Italia untuk membentuk campuran budaya, orang-orang Romawi mengambil Etrusci dan budaya Yunani dikembangkan sendiri, serta huruf-huruf alfabet yang dikenal sekarang.

Zaman Republik

Pada masa Republik penduduk terbagi atas dua golongan yaitu: Patricia dan Plebea. Patricia berasal dari kalangan pemilik tanah yang luas atau orang yang secara turun temurun sudah merupakan kelas aristrokat (bangsawan). Golongan patricia dianggap sebagai warga negara secara penuh. Mereka dianggap warga negara secara tidak penuh, namun masih memiliki beberapa hak politik dan hak untuk mengumpulkan kekayaan.

Orang-orang dari golongan patricia memegang kedudukan dalam lembaga-lembaga politik yaitu Konsul, Senat dan Majelis atau Asembly. Pada awal pemerintahan Republik Roma merupakan suatu Oligarkhi karena yang menduduki posisi penting dalam pemerintahan adalah sekelompok kecil orang-orang dari golongan patricia. Dalam perkembangan kemudian untuk memberikan kesempatan yang sama bagi golongan plebea duduk dalam lembaga-lembaga pemerintahan dibuatlah undang-undang pertama Roma yang tertulis tahun 449 SM. Yang dikenal sebagai “Dua Belas Tabel”

Zaman Kekaisaran

Pemerintahan republik Romawi berubah menjadi kekaisaran dengan dilantiknya octavianus menjadi kaisar . Kaisar octavianus Octavianus memiliki kekuasaan tunggal atas Imperium Romawi yang memiliki kekuasaan absolut. Keadaan pada zaman ini dinamakan dengan pax romana Keadaan negara pada zaman ini dinamakan Pax Romana, artinya Roma yang damai. 

Konstantin Agung (312-337 M). memindahkan ibukota dari Roma ke Konstantinopel. Keputusan ini merupakan awal yang tidak baik bagi kekuasaan Imperium Romawi. Pada tahun 400 M, pecahlah kekuasaan Romawi menjadi dua bagian, yaitu Imperium Romawi Barat dengan ibukota Roma dan Imperium Romawi Timur dengan ibukota Konstantinopel. Tahun 476 M Imperium Romawi Barat hancur oleh penyerangan bangsa Jerman. Keruntuhan Romawi Barat tidak memengaruhi keamanan Romawi Timur, bahkan sempat mengalami kejayaan pada masa Kaisar Yusthianus tahun 527-563 M. Pada tahun 1543 Imperium Romawi Timur hancur oleh serangan bangsa Turki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MENU