Teori Domain Elektron

Yuk, Kita simak video tentang Teori Domain Elektron dibawah ini!

Domain elektron adalah suatu area dalam molekul yang ditempati oleh elektron. Teori Domain Elektron menyatakan bahwa pasangan elektron ikatan (PEI) dan pasangan elektron bebas (PEB) saling tolak-menolak. Sehingga tiap-tiap pasangan elektron cenderung berjauhan satu sama lain untuk meminimalkan gaya tolakan tersebut. Jadi, bentuk molekul dipengaruhi oleh susunan ruang pasangan elektron ikatan (PEI) dan pasangan elektron bebas (PEB) pada atom pusat suatu molekul. Teori ini juga dikenal dengan teori VSEPR (Valence Shell Electron Pair Repulsion) atau teori Tolakan Pasangan Elektron Valensi. Teori VSEPR pertama kali dikembangkan oleh ahli kimia Kanada, R.J. Gillespie pada tahun 1957 berdasarkan ide ahli kimia Inggris, N. Sigewick dan H. Powel.

Teori domain elektron digunakan untuk meramalkan bentuk molekul berdasarkan tolak menolak elektron-elektron pada kulit luar atom pusat.

Jumlah domain elektron ditentukan sebagai berikut:

  1. Setiap elektron ikatan (apakah ikatan tunggal, rangkap atau rangkap tiga) merupakan 1 domain.
  2. Setiap pasangan elektron bebas merupakan 1 domain.

Teori domain elektron mempunyai prinsip-prinsip dasar sebagai berikut:

  1. Antar domain elektron pada kulit luar atom pusat saling tolak-menolak sehingga domain elektron akan mengatur diri (mengambil formasi) sedemikian rupa. Sehingga tolak-menolak di antaranya menjadi minimum.
  2. Urutan kekuatan tolak-menolak di antara domain elektron adalah Tolakan antar domain elektron bebas > tolakan antara domain elektron bebas. Dengan domain elektron ikatan > tolakan antara domain elektron ikatan.
  3. Bentuk molekul hanya ditentukan oleh pasangan elektron terikat.

BACA JUGA: Simbol Bahan Kimia Berbahaya

Dalam teori VSEPR, gaya tolakan yang dihasilkan PEB juga mempengaruhi bentuk mlekul. Notasi VSEPR yang menunjukan jumlah PEI dan PEB sebagai berikut:

Cara menentukan domain elektron :

  1. Buat konfigurasi elektron masing-masing unsur dari Nomor Atomnya.
  2. Ketahui elektron valensi masing-masing unsur dari konfigurasinya.
  3. Buat struktur Lewisnya.
  4. Tentukan domain elektron (PEI dan PEB) pada atom pusat.
  5. Buat notasi VSEPR.

Hubungan antara PEI dan PEB pada atom pusat terhadap bentuk molekul disajikan dalam tabel berikut ini:

Gambar: Berbagai kemungkinan bentuk molekul
Sumber: https://kimsman1sbw.wordpress.com/tag/r-j-gillespie/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MENU