Polarisasi Cahaya

Yuk, Kita simak video Polarisasi dibawah ini!

Cahaya merupakan bagian dari spektrum gelombang elektromagnetik yang tampak oleh mata manusia dan terdiri dari warna yang berbeda satu sama lain. Cahaya dapat diukur dalam nanometer (nm). Setiap nanometer tersebut mewakili panjang gelombang cahaya. Terdapat berbagai macam sifat cahaya, salah satu contoh sifat cahaya yaitu dapat dipolarisasikan.

Polarisasi adalah proses pembatasan vektor medan listrik Gelombang sehingga menjadi satu arah. Polarisasi juga dapat disebut dengan proses penyerapan sebagian arah getar gelombang transversal. Cahaya yang sudah dipolarisasi disebut cahaya terpolarisasi. Hal tersebut dapat terjadi karena berikut ini:

Penyerapan

Pada proses ini memanfaatkan dua buah lensa yaitu polarisator dan analisator. Proses ini diawali dengan cahaya dilewatkan polarisator agar terpolarisasi. Agar dapat melihat cahaya tersebut terpolarisasi, maka dibutuhkan analisator. Dengan memutar analisator pada sumbu antara kedua keping dapat diamati penurunan intensitas, hal ini terjadi karena penyerapan. Berikut gambar peristiwa polarisasi karena penyerapan. 

Polarisasi Cahaya
Gambar: Polarisasi Cahaya Karena Penyerapan
Sumber: Dok.Penerbit

Agar dapat mengamati intensitas cahaya tersebut, maka dapat dihitung dengan menggunakan persamaan berikut ini.

Keterangan 

I= intensitas cahaya setelah melalui analisator

Io= intensitas cahaya setelah melalui polarisator

Theta=sudut antara analisator dan polarisator.

Pemantulan dan Pembiasan

Sudut sinar datang dapat menyebabkan cahaya terpolarisasi. Polarisasi dapat terjadi jika antara sudut sinar bias dan sinar pantul siku siku (90o). Sudut yang menjadi sinar ni terpolarisasi disebut sudut Brewster (ip). Di bawah ini merupakan gambar polarisasi karena pemantulan dan pembiasan.

Polarisasi Cahaya
Gambar: Polarisasi Cahaya Karena Pemantulan dan Pembiasan
Sumber: http://dokterfisika.blogspot.com/2016/08/pembahasan-mengenai-polarisasi-cahaya.html

Berikut ini persamaan yang digunakan untuk menghitung sudut Brewster:

Polarisasi Cahaya

Keterangan 

n1 = indeks bias medium 1

n2 = indeks bias medium 2

3.   Pembiasan ganda.

Polarisasi juga dapat terjadi karena peristiwa pembiasan ganda. Proses pembiasan ganda ini terjadi ketika sinar dilewatkan pada sebuah bahan yang anisotropik dimana arah perjalanan cahaya pada setiap titik di dalam tersebut berbeda. Di bawah ini merupakan gambar polarisasi karena pembiasan ganda.

Polarisasi Cahaya
Gambar: Polarisasi Cahaya Karena Pembiasan Ganda
Sumber: http://dokterfisika.blogspot.com/2016/08/pembahasan-mengenai-polarisasi-cahaya.html

Hamburan

Dapat terjadi ketika sebuah cahaya yang tidak terpolarisasi dilewatkan pada bahan, sehingga cahaya tersebut dihamburkan. Di bawah ini merupakan gambar polarisasi karena hamburan.

Baca Juga: Alat Optik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MENU