Gelombang Bunyi

Yuk, Kita simak dulu video tentang Bunyi dibawah ini!

Gelombang Bunyi merupakan salah satu contoh dari gelombang mekanik. Dalam gelombang bunyi ini terdapat sebuah peristiwa efek dopler. Efek Doppler merupakan peristiwa berubahnya nilai frekuensi bunyi yang diterima pendengar (P) dari frekuensi sumber bunyi (S) jika terjadi gerakan relatif antara P dan S.

Frekuensi yang masuk ke telinga tergantung dari tinggi rendahnya nada suatu bunyi. Jika sumber bunyi dan pendengar bergerak relatif satu sama lain maka frekuensi yang didengar oleh pendengar tidak sama dengan frekuensi yang dipancarkan oleh sumber bunyi. Peristiwa inilah yang biasanya disebut dengan efek Doppler.

Peristiwa efek doppler ini mempunyai berbagai ketentuan antara lain sebagai berikut: 

  • Jika sumber bunyi diam dan pendengar doam, maka frekuensi sumber bunyi (fs) akan sama dengan frekuensi suara bunyi yang didengar oleh pendengar (fp). 

fp= fs

  • Jika sumber bunyi diam dan pendengar mendekati sumber bunyi, maka frekuensi yang didengar oleh pendengar (fp) lebih besar dari frekuensi sumber bunyi (fs). 

fp > fs

  • Jika sumber bunyi diam dan pendengar menjauhi sumber bunyi, maka frekuensi yang didengar oleh pendengar (fp) lebih kecil dari frekuensi sumber bunyi (fs). 

fp < fs

  • Jika pendengar diam dan sumber bunyi mendekati pendengar, maka frekuensi yang didengar oleh pendengar (fp) lebih besar dari frekuensi sumber bunyi (fs). 

fp > fs

  • Jika pendengar diam dan sumber bunyi menjauhi pendengar, maka frekuensi yang didengar oleh pendengar (fp) lebih kecil dari frekuensi sumber bunyi (fs). 

fp < fs

Secara umum, persamaan efek doppler dirumuskan sebagai berikut:

Keterangan: 

fP = frekuensi pendengar (Hz)

vP = kecepatan pendengar (m/s)

fS = frekuensi sumber bunyi (Hz)

vS = kecepatan sumber bunyi (m/s)

v  = kecepatan bunyi di udara (m/s)

Perjanjian tanda pada efek Doppler sebagai berikut.

  1. Tanda  untuk vP apabila pendengar bergerak mendekati sumber bunyi .
  2. Lalu, Tanda  untuk vP apabila pendengar bergerak menjauhi sumber bunyi .
  3. Kemudian, Tanda untuk vS apabila sumber bunyi bergerak menjauhi pendengar.
  4. Tanda  untuk vS apabila sumber suara bergerak mendekati penengar.
  5. Jika terdapat angin dengan kecepatan va dan menuju pendengar maka v menjadi (v + va).
  6. Dan, Jika angin menjauhi pendengar maka v menjadi (v-va).

Baca Juga: Macam-Macam Gelombang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MENU