Getaran

Yuk, Kita simak video Getaran dibawah ini!

Merupakan gerak bolak balik secara periodik melalui titik kesetimbangannya. Titik kesetimbangan yang dimaksud adalah posisi ketika resultan gaya pada benda sama dengan nol. Setiap benda pada dasarnya dapat melakukan getaran. 

Periode dan Frekuensi

Titik A merupakan titik keseimbangan. Simpangan terbesar terjauh bandul (ditunjuk kan dengan jarak AB = AC) disebut amplitudo. Jarak tempuh B – A – C – A – B disebut satu getaran penuh.

Amplitudo

Merupakan simpangan terbesar dihitung dari kedudukan seimbang. Amplitudo diberi simbol A, dengan satuan meter.

Periode

Merupakan waktu yang digunakan dalam satu getaran dan diberi simbol T. Untuk gambar ayunan di atas, jika waktu yang diperlukan oleh bandul untuk bergerak dari B ke A, ke C, ke A, dan kembali ke B adalah 0,2 detik, maka periode bandul tersebut 0,2 detik atau T = 0,2 detik = 0,2 s.

Frekuensi

Merupakan jumlah getaran yang dilakukan oleh sistem dalam satu detik, diberi simbol f. Untuk sistem ayunan bandul di atas, jika dalam waktu yang diperlukan oleh bandul untuk bergerak dari B ke A, A ke C, C ke A, dan kembali ke B sama dengan 0,2 detik, maka:

  1. dalam waktu 0,2 detik bandul menjalani satu getaran penuh;
  2. dan dalam waktu 1 detik bandul menjalani 5 kali getaran penuh.

Dikatakan bahwa frekuensi sistem bandul tersebut adalah 5 getaran/detik atau f = 5 Hz.

Hubungan antara periode dan frekuensi

Dari definisi periode dan frekuensi di atas, diperoleh hubungan:

Getaran

Keterangan:

T = periode, satuannya detik atau sekon

f = frekuensi, satuannya 1/detik atau s-1 atau Hz

Dalam Kehidupan Sehari-hari

Terdapat berbagai contoh peristiwa getaran dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya ayunan anak-anak. Pada awal mulanya ayunan bergerak dengan cara diayunkan. Ayunan tersebut akan berhenti ketika pada posisi seimbang dan kembali lagi ke posisi awalnya. Agar Anda dapat lebih memahami tentang konsep tersebut, coba lakukanlah percobaan dari peristiwa tersebut dalam kehidupan sehari-hari tersebut.

Baca Juga: Hukum Newton dan Penerapannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MENU