Membuat Sabun Dari Lidah Buaya

Yuk, Kita simak video cara membuat sabun dari lidah buaya dibawah ini !

Apakah kalian sudah menyimak video cara membuat sabun dari lidah buaya diatas? Bagaimana menurut kalian? Apakah membuat sabun dari lidah buaya susah atau mudah? Lidah buaya atau biasa dikenal dengan aloe vera mempunyai manfaat memberikan kelembapan pada lapisan kulit yang membuat kulit lebih halus dan lembab.

Hasil gambar untuk sabun lidah buaya
Gambar : Sabun Lidah Buaya
Sumber : https://bp-guide.id/AX2zSgL7

Tak hanya itu, lidah buaya dapat menembus 3 lapisan kulit dengan sangat mudah untuk membersihkan kulit dan minyak yang menghalangi pori-pori penyebab jerawat. Tahukah kalian jika sabun dan buih sabun merupakan contoh dari koloid?

Koloid atau dispersi koloid (sistem koloid) adalah sistem dispersi dengan ukuran partikel yang lebih besar dari larutan tapi lebih kecil dari suspensi, dengan ukuran partikel antara 1nm-100nm sehingga tidak bisa diamati dengan mata telanjang tetapi dapat diamati dengan mikroskop dengan tingkat pembesaran yang tinggi. 

Sistem koloid terdiri atas 2 fasa, yaitu fasa terdispersi dan fasa pendispersi (medium dispersi). Sabun yang kita kenal selama ini ada yang berbentuk padat dan ada yang berbentuk cair. Jika kalian sudah menyimak video pembuatan sabun di atas, kalian akan memahami bahwa sabun merupakan koloid dari fase terdispersi padat (aloe vera) dan medium disperse berupa cair (minyak). Dari pencampuran aloevera dalam minyak akan terbentuk koloid dalam bentuk cairan yang kemudian diubah kedalam bentuk padat.

Baca juga: Bagaimana Cara Mengidentifikasi Larutan Asam dan Basa

Koloid dengan fase terdispersi padat dan medium disperse berupa cair dikenal dengan istilah sol cair. Koloid berdasarkan sifatnya dapat dibedakan menjadi koloid liofil (suka cairan) dan koloid liofob (tidak suka cairan). Jika medium dispersinya air, maka jadinya hidrofil dan hidrofob. Sabun termasuk dalam koloid hidrofil. Namun saat dimasukkan dalam air, sabun termasuk koloid asosiasi. Koloid asosiasi adalah koloid yang terbentuk ketika dilarutkan dalam air.

Koloid asosiasi tersusun atas partikel yang terdiri atas:

1) Gugus kepala, bersifat hidrofil dan polar.

2) Gugus ekor, bersifat hidrofob dan non-polar.

Ketika dilarutkan dalam air, ekor asam stearat (hidrofob) saling berkumpul ke arah dalam air, dan kepala asam stearat (hidrofil) menghadap ke air. Koloid asosiasi pada sabun di air membuatnya menjadi pengemulsi kotoran dalam air. Gugus hidrofob akan menarik partikel kotoran lalu mendispersikannya ke air. (dijelaskan lebih lanjut dalam materi lemak)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MENU