Reaksi Oksidasi Reduksi Dalam Kehidupan Sehari-Hari

Yuk, kita simak video Reaksi Oksidasi Reduksi dibawah ini !

Proses Respirasi/ Pernapasan Sel

Reaksi Oksidasi Reduksi !!! Respirasi memiliki arti bernapas. Bernafas merupakan proses masuknya oksigen dan keluarnya karbondioksida sebagai hasil proses respirasi. Respirasi pada hakikatnya merupakan reaksi redoks dimana molekul-molekul karbohidrat dioksidasi menjadi CO2 sedangkan O2 diserap sebagai oksidator dan mengalami perubahan menjadi H2O.

Pada proses Reaksi Oksidasi Reduksi pernapasan sel sendiri terjadi reaksi oksidasi glukosa (C6H12O6) menjadi CO2 dan reduksi oksigen (O2) menjadi air. Persamaan reaksinya dapat ditulis:

C6H12O6 + 6 O2 → 6 CO2 + 6 H2O + 36 ATP

Fotosintesis

Gambar terkait
Gambar: Fotosintesis pada tumbuhan
Sumber: https://idschool.net/sma/uji-fotosintesis/

Reaksi redoks pada proses fotosintesis merupakan reaksi kebalikan dari reaksi redoks pada respirasi/pernapasan sel. Persamaan reaksinya:

6 CO2 + 6 H2O + light energy → C6H12O6 + 6 O2

Pembakaran

Reaksi pembakaran merupakan reaksi yang melibatkan oksigen. Semua reaksi pembakaran merupakan reaksi redoks. Dimana, zat atau senyawa yang dibakar akan mengalami proses oksidasi sedangkan oksigen berperan sebagai oksidator. 

Contoh:

C + O2 🡪 CO2

Baca Juga: Membuat Baterai dari Jeruk Nipis

Korosi/Perkaratan

Proses korosi atau oksidasi pada logam sering terjadi apabila suatu logam bersentuhan dengan air/uap air dan oksigen. Ketika air bersentuhan dengan, misalnya, pipa besi, beberapa oksigen di dalam air mengoksidasi zat besi, menghasilkan ion hidrogen bebas. Ion-ion ini bergabung dengan oksigen di udara untuk membentuk air, dan prosesnya dimulai lagi pada tahap oksidasi-besi, dengan akibat meningkatnya jumlah besi dalam keadaan yang teroksidasi – yaitu, membawa lebih banyak dan lebih banyak muatan positif Atom besi ini bergabung dengan gugus hidroksil – pasang hidrogen bermuatan negatif – untuk membentuk senyawa Fe(OH)2, atau besi (II) hidroksida, dan Fe(OH)3, atau besi (III) hidroksida. Akhirnya, dengan pengeringan, yang tersisa adalah Fe2O3, atau oksida besi, adalah bahan berwarna coklat kemerahan yang dikenal sebagai karat. (materikimia.com)

Elektrokimia dan Baterai

Elektrokimia adalah studi tentang hubungan antara kimia dan energi listrik. Sel elektrokimia di mana reaksi oksidasi-reduksi spontan terjadi dan menghasilkan beda potensial disebut sel galvani. Dalam sel galvani energy kimia diubah menjadi energi listrik. Sel galvani juga sering disebut Sel Volta. Contoh sel galvani adalah baterai.

Video percobaan proses reaksi reduksi:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MENU