Membuat Rekayasa Elektronika Sederhana

Yuk, Kita simak video rekayasa elektronika sederhana dibawah ini !

Teknologi semakin berkembang seiring berjalannya waktu. Berbagai perangkat elektronik dapat kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Perangkat elekronik digunakan di hampir semua industri untuk mengendalikan kualitas produk dan proses produksi. Demikian juga di kehidupan kita sehari-hari, perangkat-perangkat elektronik merupakan salah satu perangkat penting dalam menunjang kualitas hidup kita. Misalnya, ponsel yang digunakan untuk berkomunikasi, Televisi untuk hiburan ataupun mendapatkan berita penting. Selain itu, masih banyak lagi perangkat-perangkat rumah tangga dan perangkat pribadi yang menggunakan prinsip dan komponen elektronika untuk dapat mengoperasikannya.

Perangkat elektronik tentunya terdiri dari rangkaian elektronika.Rangkaian elektronika diartikan sebagai sekumpulan komponen elektronika yang dirangkai menjadi satu kesatuan sehingga memiliki fungsi tertentu. Saat ini kita mengenal berbagai macam rangkaian elektronika, mulai dari yang sederhana hingga yang rumit. Dalam setiap alat elektronik yang kita jumpai sehari-hari, di dalamnya pasti terdapat rangkaian elektronika. Sebut saja televisi, radio, kulkas, dan masih banyak lagi alat elektronik lain yang mengandalkan rangkaian elektronika sebagai otak atau kontrolnya.

Komponen Elektronika ?

Rangkaian elektronika terdiri dari berbagai komponen. Komponen-komponen elektronika dasar, secara umum terdiri dari komponen elektronika aktif dan pasif. Contoh komponen aktif adalah dioda, transistor, IC (integrated circuit) dan tranformator. Contoh komponen pasif yaitu resistor, kapasitor, dan induktor. Kita harus memahami fungsi dari komponen-komponen dasar tersebut ketika ingin membuat perangkat elektronik.

Pada kesempatan kali ini, kita akan mencoba membuat rekayasa elektronika sederhana. Selain rangkaiannya yang sederhana, komponen yang diperlukan juga mudah didapat dengan harga yang relatif murah. Salah satu contoh produk rekayasa elektronika sederhana adalah lampu flip-flop.

C:\Users\epsilon\Downloads\lampu flip flop.png
Gambar: Rangkaian lampu flip-flop
Sumber: http://caramembuatflip-flop.blogspot.com/2016/11/

Rangkaian flip – flop merupakan rangkaian elektronika yang dibuat menggunakan 2 led atau lebih dengan ditandai nyala matinya LED secara bergantian (berdasarkan satuan waktu) saat diberikan catu daya. Prinsip kerja dari rangkaian ini yaitu memanfaatkan prinsip kerja transistor sebagai saklar. Selain itu rangkaian ini didukung oleh 2 komponen dasar lainnya yaitu resistor dan kapasitor. Pada umumnya kapasitor yang digunakan yaitu jenis elektrolit atau yang biasa disebut dengan ELCO (elektrolit condensator).

Baca juga: Meraup Rupiah dari Budi Daya Ikan Hias

Kita dapat merakit atau merangkai flip-flop pada PCB yang ada di pasaran. Dengan adanya kemudahan PCB yang sudah jadi disertai skema rangkaian flip-flopnya, maka kita tinggal memasang komponen-komponen yang dibutuhkan. Pada skema yang dibawakan dicantumkan komponen-komponen yang dibutuhkan.

Alat dan Bahan

  1. lampu led 4 buah
  2. resistor 2 buah
  3. transistor 2 buah
  4. elco 2 buah atau kapasitor dan pelengkapnya
  5. Solder, antara 25 ~ 30 Watt (jangan terlalu panas atau watt-nya tinggi, karena akan mengakibatkan beberapa komponen yang tidak tahan suhu panas akan rusak).
  6. Timah solder, untuk menyolder yang ada dipasaran.

Di bawah ini adalah gambar skema rangkaian flip flop beserta bahan pembuatannya. PCB tampak atas yang sudah ada silk screen sehingga memudahkan memasang komponen dan PCB tampak bawah atau jalur tembaga.

Flip flop fix
Komponen flip flop
Gambar skema lampu flip-flop Gambar bahan pembuatan lampu flip-flop

Cara Membuat :

  1. Pasang dua resistor di lubang PCB sesuai letaknya.
  2. Selanjutnya, lakukan penyolderan pada kaki resistor tersebut.
  3. Rapikan kaki-kaki komponen yang tersolder dengan tang potong atau gunting kuku.
  4. Kemudian pasang Elco atau kapasitor pada PCB. Pada saat pemasangan Elco, perhatikan elco mempunyai polaritas positif (+) dan negatif(-). Kaki elco yang yang lebih panjang adalah kaki positif(+), atau biasanya pada body sudah ada tanda negatifnya(-).
  5. Solder kaki-kaki kapasitor/ elco pada PCB dan rapikan kaki-kaki elco yang telah disolder.
  6. Pasang 2 buah transistor 9014 pada PCB sesuai elektrodanya. Perhatikan kaki transistor. Transistor mempunyai tiga kaki, untuk transistor S 9014, jika tulisan di hadapan, kakinya secara berurutan adalah E, B, dan C.
  7. Kemudian solder kaki transistor yang telah dipasang dan rapikan kaki transistor dengan pemotong kuku.
  8. Pasang keempat lampu LED sesuai elektodanya. LED mempunyai polaritas negatif dan positif.  Kaki yang panjang menunjukkan kaki yang positif(+).
  9. Solder dan rapikan kaki LED.
  10. Letakkan 2 kabel baterei pada lubang yang telah tersedia. Kemudian lakukan penyolderan.
  11. Pasang baterei dan hubungkan dengan kabel. Lampu flip-flop pun berkelap-kelip atau menyala secara secara bergantian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MENU